Tuesday, December 15, 2015

Perjalanan Hidup (Jarum Jam versi awal)



Perjalanan Hidup
 
Di suatu malam yang sunyi
Diterpa semilir angin malam
Yang lewat celah jendelaku
Menyentuh mesra pipiku
Dibawah sinar lampu neon
Aku terjaga
Seketika itu jam dinding berdetak
Jarum yang berputar bersama berjalannya waktu
Membuaiku bersamanya
Lantas mataku terpaku
Pada jarum yang berputar harmonik itu
Lewatlah sesuatu di ruang imajiku
Pertanyaan-pertanyaan yang belum pernah singgah sebelumnya
Akankah jarum itu ‘kan terus berputar ?
Akankah detak-detaknya ‘kan selalu terdengar ?
Ah tidak............
Permulaan akan selalu menemui yang namanya akhir
Nol akan berakhir dengan sembilan
Lalu bagaimana jika waktu telah berhenti berjalan ?
Bagaimana jika jarum jam itu berhenti berputar ?
Apakah yang akan terjadi padaku ?
Entahlah.............
Ku tak tahu seberapa siap aku menanti jarum yang akan berhenti
Ku tak tahu bagaimana bekalku
Dan juga ... Ku tak tahu
Seandainya dalam bekalku terselip beribu makanan busuk
Kebusukan yang akan mencelakakanku nanti
Begitu juga jalan yang ada dibelakangku
Luruskah ? ? ? atau telah menyimpangkah ? ? ?
Lantas ku coba mengusir semua itu dari ruang imajiku
Kembali mataku berputar satu kuadran
Menatap jarum yang berputar konstan
Ya.........
Jarum itu masih berputar
Waktu masih berjalan
Waktu tak ‘kan lelah berjalan
Terus berjalan pada dimensinya
Lantas ku ikuti saja kemana ia akan menunutunku
Yang jelas, 180 derajat jarum itu berputar ke kanan
Hidupku harus lebih baik
Dari 180 derajat jarum itu di kirinya
                                                                                                               
This poem reminds me about my times when I was second grader in da SMA. It was the time when I made this poem in the class, for the subject "Bahasa Indonesia". I really miss that time.

                                                                                                             Created by : Tomi Tri Anggara
                                                                                                                                                                XII IIA 1 (Disakarida)

Jarum Jam



Jarum Jam
Cahaya sang surya
Yang memantul lewat jam gadang tua
Di tengah kota ini
Menarik mataku tuk melihatnya

Jarum-jarum yang berputar dan berdetak
Terus begitu sehingga aku terbuai bersamanya
Lantas muncul sesuatu di dunia imajiku
Pertanyaan –pertanyaan yang asing bagiku

Jarum-jarum yang berputar dan berdetak
Akankah mereka kan terus berputar ?
Akankah mereka kan terus berdetak ?
Ah tidak......
Jika mereka mulai berputar mereka kan berhenti
Jika dimulai dengan nol sembilan akan mengakhiri

Jarum-jarum yang berputar dan berdetak
Bagaimanakah jika mereka berhenti berputar ?
Bagaimana jika mereka berhenti berdetak ?
Entahlah.....
Ku tak tahu seberapa siap diriku
Ku tak tahu seberapa penuh bekalku
Seandainya mereka berhenti nanti
Dan juga ku tak tahu
Seandainya dalam bekalku terselip makanan busuk
Kebusukan yang kan mencelakakanku
Begitu juga dengan jalan yang ada di belakangku
Luruskah ? ? ? atau melencengkah ? ? ?
Ku usir saja semua pertanyaan itu

Jarum-jarum yang berputar dan berdetak
Kini masih berputar dan berdetak
Waktu masih berjalan
Dan tak akan pernah lelah tuk berjalan
Terus berjalan
Bersama dimensinya
Ku ikuti saja kemana ia membawaku
Yang jelas bagiku
Hidupku harus lebih baik
Bekalku harus lebih banyak
Setelah jarum-jarum itu berputar ke kanannya
Lebih baik dari pada jarum-jarum itu di kirinya
Dan aku siap kapanpun jarum-jarum itu berhenti
Berhenti berputar dan berdetak

This poem I made when I was in the second grade in SMA.  It reminds me about my school time. Ik mis je...
                                                                                               
Created by : Tommy Tri Anggara
                                                                                                                                                                         XII IIA 1 (Disakarida)

Friday, September 11, 2015

Flevoland : Provinsi Termuda di Belanda

Flevoland : Provinsi Termuda di Belanda
Hallo iedereen, bertemu lagi di postingan saya tentang Belanda. Pada postingan kali ini saya akan mencoba mengulas sedikit tentang sebuah provinsi di Belanda, yaitu Flevoland. Simak saja ulasannya berikut ini.
Flevoland adalah provinsi termuda di Belanda, yaitu yang ke 12. Provinsi ini berdiri tanggal 1 Januari 1986 yang sebelumnya merupakan bagian dari provinsi Overijssel. Ibu kotanya adalah Lelystad tetapi kota terbesarnya adalah Almere.
A.      Keadaan Geografis
Secara astronomis Flevoland terletak pada 52°32′LU 5°40′BT. Provinsi ini terletak di tengah-tengah negara Belanda yaitu di danau IJsselmeer. Batas-batas wilayahnya adalah provinsi Friesland sebelah utara, provinsi Gelderland dan Overijssel sebelah timur, provinsi Utrecht dan Gelderland sebelah selatan, dan Provinsi Noord-Holland sebelah barat. Provinsi ini terdiri dari dua wilayah terpisah yaitu Noordoostpolder dan Flevopolder. Noordoostpolder menyatu dengan wilayah utama Belanda sedangkan Flevopolder terpisah membentuk pulau. Flevoland terdiri dari 6 gemeenten (kota) yaitu: Noordoostpolder, Urk, Lelystad, Dronten, Zeewolde dan Almere.
B.      Sejarah
Flevoland adalah provinsi “hasil tangan manusia”. Karena hampir semua wilayahnya merupakan hasil polderisasi (pengeringan laut) sejak tahun 1916. Polderisasi tersebut adalah bagian dari zuiderzeewerken (Karya Laut Selatan) yaitu proyek air di wilayah utara Belanda tepatnya di zuiderzee (Laut Selatan, laut di tengah-tengah negeri Belanda). Orang yang berperan penting dalam merancang dan merealisasikan proyek ini adalah Ir. Cornelius Lely yang namanya diabadikan menjadi nama ibu kota Flevoland yaitu Lelystad.
Polderisasi laut selatan dilakukan secara bertahap dan semuanya selesai pada tahun 1968. Awalnya daerah polder di danau IJsselmeer dimasukkan ke dalam provinsi Overijssel. Kemudian memisahkan diri pada tanggal 1 Januari 1986 dengan nama Flevoland. Nama itu diambil dari kata “Lacus Flevo”, yaitu sebuah nama dalam mitologi Yunani yang merupakan nama sebuah danau di Laut Selatan tersebut. Pada saat pengeringan laut banyak barang-barang bersejarah ditemukan terutama bangkai pesawat dan kapal yang tenggelam pada saat perang pada tahun 1800-1900an. Barang-barang itu tertanggal mulai dari 1200an hingga 1800an dan sekarang telah dimuseumkan.
C.      Keadaan Wilayah
Flevoland berada di tengah-tengah negara Belanda, tepatnya di daerah danau IJssel (IJsselmeer). Jadi provinsi ini dikelilingi oleh provinsi2 lain seperti Gelderland di selatan, Overijssel di timur, Noord(utara)-Holland di barat, Friesland di utara dan Utrecht di selatan. Sehingga, akses dari Flevoland ke kota-kota terkenal di Belanda seperti Amsterdam, Rotterdam, Utrecht, Leiden, Den Haag dll jadi lumayan dekat.
Berbeda dengan provinsi2 lain, Flevoland hampir seluruh wilayahnya merupakan hasil polderisasi, hanya beberapa pulau kecil saja yang sudah ada dari awal. Jadi seluruh wilayah ini dulunya adalah laut, yang kemudian menjadi danau dan dikeringkan menjadi tanah yang tentunya lebih rendah dari laut.
Luas provinsi Flevoland secara keseluruhannya adalah 1.419 km2 yang menjadikannya provinsi di urutan ke 11 dari segi luas wilayah atau terkecil ke 2 di Belanda. Sedangkan luas daerah perairan yang dimiliki provinsi ini adalah 993 km2. Wilayah ini terbagi atas 2 polder utama: Noordoostpolder yang menyatu dengan daratan utama Belanda dan Flevopolder yang terpisah dengan daratan Belanda dan hanya dihubungkan oleh jembatan. Flevopolder juga terbagi atas wilayah utara dan selatan oleh Knardijk, yang berfungsi mencegah salah satu polder terendam banjir jika polder yang lain mengalaminya.
D.      Keadaan Alam, Hasil Bumi, dan Industri
Kenampakan alam di Flevoland hampir sama di semua tempat, yaitu datar dan lebih rendah dari permukaan laut. Di sini masih banyak space yang bisa digunakan untuk pertanian modern. Sedangkan untuk pembangunan tidak digunakan banyak space dan pembangunan pun hanya terpusat pada beberapa wilayah saja seperti kota Almere dan Lelystad. Wilayah yang memang “diolah dari nol” ini sangat tertata rapi dalam segi pengairan, penyebarannya merata.
Di Oostvaarderplassen banyak terdapat bagian laut di dalam pulau yang tertutup oleh dijk (tanggul/dam), di dalamnya terdapat pulau-pulau kecil dan berawa-rawa. Adapun daerah lainnya yang terdapat banyak pulau-pulau kecil adalah Ketelmeer (danau Ketel) .
Industri di Belanda umumnya di bidang agribisnis (kentang, tebu, tulip dll.), geomatik/teknologi sensor, IT, teknologi kedokteran, energi terbarukan (bio-massa-angin) dan manajemen air.
Sebagai provinsi termuda di Flevoland belum terdapat perusahaan-perusahaan besar dan terkenal. Namun beberapa perusahaan besar di Belanda maupun di dunia sudah menanamkan modalnya di provinsi ini, contohnya: Giant, Yakult, Mitsubishi-Caterpillar Forklift Europe, LG Electronics, Norba, Valspar, Senco, IBM, McCain Foods, Intersnack, Cablescan, Cascade dll.
E.       Keadaan Penduduk
Jumlah penduduk Flevoland pada tahun 2011 adalah sebanyak 394.758 jiwa (urutan ke 11 dari 12 provinsi di Belanda) dengan kepadatannya 280 jiwa/km2 (urutan ke 8). Pendapatan perkapita di sini adalah €322, masih rendah dibandingkan pendapatan perkapita nasional Belanda €351 menurut data tahun 2007.
 Jumlah tenaga kerja di sini hanya sekitar 1,7% dari total jumlah tenaga kerja di Belanda dan merupakan persentase terkecil. Di antara tenaga kerja itu 47,1 % nya bekerja di kota metropolis Almere. Kebanyakan dari tenaga kerja ini bekerja di bidang pertanian,kehutanan,perikanan (ke 9 di Belanda, dari segi jumlah); bidang industri dan energi (ke 12); layanan komersial (ke 12) dan layanan komersial (ke 12)
Penduduk provinsi Flevoland, karena merupakan provinsi buatan, hampir semuanya beraal dari luar provinsi, kecuali penduduk asli pulau-pulau yang sudah ada sejak awal yang jumlahnya hanya 12% (merupakan penduduk Urk yang 97,6 % adalah pribumi-persentase pribumi tertinggi di Flevoland) berdasarkan data tahun 2007.
F.       Destinasi-destinasi
Di Flevoland banyak destinasi-destinasi wisata yang bagus. Salah satu contohnya yaitu Het Provinciehuis van Flevoland (semacam kantor gubernur gitu). Lalu ada Batavia, yaitu replika dari kapal dagang VOC yang dibuat tahun 1628 dan karam di laut yang ditemukan saat polderisasi provinsi ini. Schokland, situs arkeologi pertama di Belanda yang masuk daftar World Heritage UNESCO, juga menarik unutk dikunjungi. Selain itu ada museum penerbangan dan luar angkasa terbesar di Belanda yaitu Natoinaal Luchtvaart-themepark Aviodrome atau disebut Aviodrome saja. Di Lelystad terdapat sebuah tempat untuk teater, bioskop dan pusat kongres yang lumayan besar dan megah yang bernama Agora. Di Emmeloord (salah satu kota penting di Noordoostpolder) terdapat Poldertoren yaitu tower air yang terletak di tengah-tengah kota dan juga merupakan titik tengah Noordoostpolder. Terakhir ada Walibi Holland, salah satu taman hiburan yang megah di Belanda. Bahkan taman hiburan yang terdapat di Biddinghuizen, Dronten ini memiliki roller coaster yang tercepat, tertinggi dan terpanjang se-Benelux (Belgium, Netherland, Luxemburg). Selain itu masih banyak lagi destinasi-destinasi menarik di Flevoland. Untuk gambar dari setiap destinasi bisa kalian lihat sendiri di internet.